setiap pagi …… pagi …… pagi ….. buta aku bangun, mulai dari terbukanya pikiran sampai mulai menyadarkan diri untuk segera bangun, mulai merasa hawa disekitar tubuh, mulai meraba sekitar dan otak ini bertanya “dimana aku ?” saat setengah sadar aku mendapat jawaban …
oh aku diranjang atau oh aku diatas kasur di basecamp kampusku. dan setelah itu aku bertanya untuk apa setiap pagi aku bangun jam segini ??? jawaban yang ku dapat … oh iya aku harus sholat kwajibanku sebagai seorang muslim dan akupun membangunkan diri untuk mulai lepas dari tempat tidur yang paling kusayangi, yang selalu memelukku setiap malam tanpa mengharap imbalan, begitu setianya tampat tidurku.


sehingga aku berkata pada diriku “seandainya ada yang sesetia tempat tidurku, betapa senang hatiku”.
kenyataan itu membuatku berpikir hidupku begitu berarti karena ada tempat tidurku yang selalu menungguku untuk kutiduri. semua itu membuatku mempunyai “setitik harapan disetiap pagi” hariku untuk tetap hidup disepanjang hari ini dan nanti malam kembali ke tempat tidurku untuk menidurinya lagi …..